Ali Sethi is a Pakistani-American writer, composer and performer best known for his ragaton blockbuster single Pasoori, which topped Spotify's Global Viral chart in 2022 and has been called by The Guardian UK the biggest song to come out of Pakistan this century. Blending traditional South Asian melodies with global beats to tell powerful tales of community and culture, Sethi's work has been described as stealthily subversive by The New Yorker and earned him a spot on TIME's 100 Next list, while Pitchfork has praised his music for embedding radical critiques of nationalism and heteronormativity within declarations of longing and pleasure, drawing on both Western pop and the Sufi poetry he was raised on. Previous projects include the Nicolas Jaar-produced album Intiha in 2023, pairing Sufi poetry with electronic abstraction, and his solo debut album Love Language in 2025.
Ali Sethi adalah seorang penulis, komposer, dan penampil asal Pakistan-Amerika yang paling dikenal lewat single blockbuster ragaton-nya, Pasoori, yang menduduki puncak chart Global Viral Spotify pada 2022 dan disebut oleh The Guardian UK sebagai lagu terbesar yang lahir dari Pakistan di abad ini. Memadukan melodi tradisional Asia Selatan dengan irama global untuk menceritakan kisah-kisah kuat tentang komunitas dan budaya, karya Sethi digambarkan oleh The New Yorker sebagai stealthily subversive (secara diam-diam subversif) dan mengantarkannya masuk ke daftar TIME 100 Next. Sementara itu, Pitchfork memuji musiknya karena menyisipkan kritik radikal terhadap nasionalisme dan heteronormativitas dalam balutan ungkapan kerinduan dan kenikmatan, dengan pengaruh dari musik pop Barat sekaligus puisi Sufi yang membesarkannya. Karya-karya sebelumnya termasuk album Intiha yang diproduksi oleh Nicolas Jaar pada 2023, yang memadukan puisi Sufi dengan abstraksi elektronik, serta album solo debutnya, Love Language, pada 2025.




























