fbpx
Facebook Twitter Instagram Flickr

Mengeksplorasi Dunia Kuliner melalui Deretan Program KEMBALI 2020: A Rebuild Bali Festival

Posted: 30 October 2020 Author: uwrf

Dari tanggal 29 Oktober hingga 8 November, KEMBALI 2020: A Rebuild Bali Festival dengan bangga menghadirkan figur-figur kuliner terkemuka untuk membangkitkan kembali minat untuk makanan. Selama dua hari yang lalu, kami telah menghadirkan beberapa program kuliner sebagai pembuka, dari Main Program | The Future of Dining, Main Program | Jonathan Safran Foer: We are the Weather: Saving the Planet Begins at Breakfast, hingga Film Screening | Delicious Rot.

Kali ini, kami telah merangkum deretan program kuliner lain yang tidak kalah menarik dan telah kami siapkan untuk Anda. Bergabunglah dengan para chef, pemilik restoran, dan pegiat pangan saat mereka merayakan kuliner dalam KEMBALI20.

1. Teater Kuliner | Cooking Challenge: Ibu Susi & Chef Bart, 31 October, 18:00-19:00

Tantangan diterima! Susi Pudjiastuti, salah satu figur terbesar di industri perikanan Indonesia, akan memasak bersama Chef internasional Bart van Olphen. Mereka akan bekerja sama untuk menyiapkan hidangan ikan tradisional Timur Tengah, Chraime, dalam tantangan memasak virtual yang menarik. Keduanya kerap menyuarakan penjaringan ikan yang ramah lingkungan atau berkelanjutan sekaligus penggemar makanan laut, jadi jangan lewatkan wawasan dan keterampilan kuliner mereka!

2. Film Screening | The Fruit Hunters, 31 October, 19:00-20:00

Berburu mangga di Bali dan durian langka di Borneo, menjelajahi lukisan Rennaisans untuk mencari buah ara kuno yang hilang, dan membongkar rahasia di balik buah ajaib, The Fruit Hunter berkisah mengenai petualangan, hasrat, dan obsesi.

Pemutaran film akan diikuti dengan sesi tanya jawab dengan Adam Leith Gollner, penulis The Fruit Hunter, dan Celina Agaton, pemburu buah dan pembuat peta.

3. Main Program | Dicky Senda: Empowering Communities Through Food, 2 November, 18:00-19:00

Lahir di Mollo Utara, Nusa Tenggara Timur, Dicky Senda adalah seorang novelis dan pegiat pangan. Pada 2016, ia mendirikan Lakoat Kujawas, sebuah seni terintegrasi, perpustakaan, ruang kerja bersama, dan homestay di desa asalnya, Taiftob. Bergabunglah dengannya untuk mengeksplorasi bagaimana merayakan makanan lokal dan menyelenggarakan acara budaya bertema makanan dan sastra untuk anak-anak mampu memberdayakan komunitasnya.

4. Main Program | The Truth About Bananas, 3 November, 16:00-17:00

Temui ‘The Banana Lady’, Dr Fenny Dwivany, yang penelitiannya seputar teknologi pasca panen telah menerima banyak penghargaan internasional. Tercatat sebagai salah satu Wanita Paling Menginspirasi di Indonesia, pengamatannya bahwa kualitas pisang yang dijual oleh pedagang kaki lima tidak sebaik yang di supermarket menginspirasi penelitiannya. Duduklah dalam diskusinya tentang buah favorit banyak orang ini, dari perihal keragaman genetik hingga proses pematangan buah.

5. Main Program | Chasing Food Heros, 4 November, 16:00-17:00

Selidiki lebih dalam dunia gastronomi yang lezat bersama Parti Gastronomi, sekelompok pencinta kuliner yang mengeksplorasi makanan dan keunikan DNA dari makanan melalui kata-kata, hidangan, dan beragam kegiatan. Arifin Windarman, Hardian Eko Nurseto dan Reyza Ramadhan membahas bagaimana platform sederhana dapat membantu orang menemukan beragam masakan Indonesia dan warisannya yang berharga.

6. Main Program | James Oseland: In Search of the Cradle of  Flavor, 6 November, 18:00-19:00

Bergabunglah dengan James Oseland untuk mendengar mengenai perjalanannya dalam pencarian restoran, kios makanan di pinggris jalan, dan masakan rumahan terbaik di dunia. James adalah penulis dan editor World Food, seri buku dari Ten Speed ​​Press yang diluncurkan November ini dengan World Food: Mexico City. Sebelumnya, ia adalah editor-in-chief peraih penghargaan dari Saveur, serta juri reguler dalam Bravo Top Chef Masters. Buku masaknya yang mendapat banyak pujian, Cradle of Flavour, tentang Indonesia, memenangkan penghargaan James Beard.

7. Teater Kuliner | Cooking Challenge: Kaka Slank & Chef Aga, 7 November, 18:00-19:00

Bintang rock Indonesia Kaka Slank menerima tantangan memasak virtual dari Chef Aga Alvian, jadi apa yang akan mereka masak? Bersiaplah untuk hidangan favorit vegan penuh rasa dengan jamur dan jantung pisang, saat mereka masing-masing membuat burger vegan versi mereka sendiri. Dapatkan inspirasi dari para juara bagi makanan keberlanjutan ini dan bergabunglah dalam upaya mereka dalam menyiapkan makanan sehat menjadi menyenangkan.

8. Film Screening | Stories from the Field, 7 November, 18:30-21:00 dan 8 November, 19:30-20:00

Bertekad untuk mendokumentasikan dan merayakan ketahanan dan kemampuan beradaptasi masyarakat Bali selama pandemi, tim Yayasan Mudra Swari Saraswati bersama dengan videografer asal Bali Wayan Martino mengumpulkan kisah-kisah menarik dari pertanian hingga industri rumah tangga, yang dikemas dalam seri film dokumenter Stories from the Field: Rumah Intaran & Pengalaman Rasa, 7 November, 18:30-19:00, The Palm Sugar of Pedawa, 7 November, 19:00-19:30, Arca Ulian Coffee, 7 November, 19:30-20:00, Les is More, 7 November, 20:30-21:00, dan Our Vanilla Story, 8 November, 19:30-20:00.

Melalui seri film dokumenter Stories from the Field pada 7 November, penikmat film diajak mengunjungi Rumah Intaran yang dibangun oleh Gede Kresna dan menilik langsung dapur Pengalaman Rasa bersama Ayu Gayatri Kresna di Desa Bengkala, Buleleng. Tidak hanya itu, penikmat film juga akan diajak mengenal pertanian dan proses pengolahan biji kopi di Kintamani milik I Wayan Arca Bertayasa yang sudah dijalankan sejak tahun 1980, hingga mengikuti para pemuda Desa Pedawa, Buleleng, dalam melanjutkan tradisi pembuatan gula aren. Penikmat film juga dapat mempelajari sifat sakral makanan tradisional bersama pemangku adat yang juga merupakan seorang chef, Jero Mangku Dalem Suci Gede Yudiawan atau Chef Yudi dari Desa Les, Tejakula serta menelusuri pertanian vanili di Bangli bersama petani sekaligus pembuat film Dwitra J Ariana dalam mengeksplorasi upaya-upaya untuk melibatkan komunitas lokal di pertanian vanili, serta uji coba dalam menghasilkan pendapatan selama masa pandemi. 

9. Workshop | The  Magic  of  Food Writing, 8 November, 10:00-12:00

Pada saat bentuk memasak tradisional diseluruh dunia terancam oleh modernisasi, menulis tentang makanan adalah salah satu pekerjaan yang penting dan menyenangkan. Pekerjaan ini membutuhkan minat terhadap orang-orang, budaya mereka, dan alkimia memasak. Dalam sesi ini, penulis makanan dan editor ternama James Oseland akan menunjukkan kepada anda cara menyusun kata-kata untuk menghadirkan keajaiban makanan dan menciptakan tulisan yang abadi.

10. Main Program | How can  F&B Businesses Survive COVID-19?, 8 November, 16:00-17:00

Sementara dunia bergumul melawan COVID-19, bisnis F&B sedang membuat strategi untuk bisa bertahan. Bisnis F&B sedang menghadapi penutupan pelayanan dan aturan mengenai pembatasan, protokol kesehatan publik, dan kepentingan kesehatan konsumen. Hal ini kemungkinan akan diikuti oleh kepercayaan konsumen yang rendah, penurunan pendapatan yang dapat dialolasikan untuk belanja, kekhawatiran akan kesehatan yang berkelanjutan, dan pengurangan perjalanan dalam jangka panjang. Apa yang bisa dilakukan bisnis F&B untuk tetap menghasilkan pendapatan? Ikuti para profesional F&B yang berpengalaman ini untuk mengetahui jawabannya.

Untuk artikel dalam Bahasa Inggris, silakan klik di sini.

Daftar lengkap pembicaraMain ProgramsWorkshops dan Book Launches kini dapat diakses melalui situs web kami. Dengan berkontribusi melalui Yayasan Patron Program, Anda turut sera mendukung dunia sastra dan seni di Indonesia. Daftarkan diri untuk enews kami dan ikuti kami di InstagramTwitter dan Facebook untuk mendapat informasi terbaru.

Comments are closed.