fbpx

Our Ubud: A Local’s Guide, Part Four

Posted: 27 March 2015 Author: uwrf

Screen Shot 2015-07-20 at 2.09.47 pm

Whether you live in Ubud, are a regular or have never been before; it’s a place that constantly delivers surprises, with every turn in the road offering something new to discover. We turned to the Ubudians born and bred in our team for insider’s knowledge on the ‘green village’ that every year graciously plays host to the Ubud Writers & Readers Festival. For this instalment we speak to our Partnership Coordinator, Pande Parwata.

How long have you lived in Ubud?

Well, I do not live in Ubud, actually I was born in Peliatan, a village very close to Ubud (note: what most visitors think of as ‘Ubud’ is actually made up of 14 small villages). I was born here, grew up here and it will be my 26th year living close to Ubud this year.

Saya tidak tinggal di tengah  tengah Ubud, sebenarnya saya lahir di Peliatan, salah satu Desa yang sangat dekat dengan Ubud. Saya terlahir disini, tumbuh disini dan tahun ini akan menjadi tahun ke 26 saya tinggal di dekat Ubud. 

What’s your favourite place to take visitors?

Ubud Traditional Market would be my choice. Visitors can buy merchandise at the market, and capture a lot of human activity using their camera. Besides, you are bound to see some unexpected things happen and it would be a nice experience to stay just for a day … by the end you will be addicted!

Pasar Ubud akan menjadi pilihan saya. Pengunjung bisa membeli oleh-oleh, dan juga  memotret kegiatan yang ada di pasar. Disamping, anda akan melihat sesuatu yang tidak terduga disekitar anda dan itu akan menjadi pengalaman yang menarik untuk anda mengahabiskan hari di pasar dan anda akan ketgihan.

Your favourite eat-spots?

As I am fond of melted cheese I often go to Mamma Mia Pizza in Pengosekan, they serve awesome pizza. As a local, I would go to Warung Pak Sanur for a Nasi Ayam Betutu for breakfast and Babi Guling Ibu Oka for lunch. Both of these places located in the middle of Ubud.

Ada beberapa tempat makan yang akan saya rekomendasikan, karena saya sangat menyukai keju yang meleleh saya sangat suka pergi ke Mama Mia Pizza di pengosekan, mereka menyediakan pizza terenak di Ubud. Sebagai orang lokal saya pergi ke Warung Pak Sanur untuk Nasi Ayam Betutu sebagai sarapan dan Babi Guling Ibu Oka sebagai makan siang. Kedua tempat ini terletak di tengah – tengah Ubud.

What are Ubud’s best-kept secrets?

A natural spring near Petulu village. For some villagers, it is their routine to take a shower in the morning and afternoon at the spring which called ‘pancoran’ in Bahasa Bali or Pancuran in Bahasa Indonesia. It’s also a place for the villager to get their clean water; to drink and cook.

Sebuah sumber mata air disekitar Desa Petulu. Untuk orang – orang di Desa, adalah sebuah rutinitas untuk mandi dikala pagi dan sore hari di mata air tersebut yang biasa disebut “pancoran” dalam Bahasa Bali atu Pancuran dalam bahasa Indonesia. Tempat ini juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih; untuk diminum atau untuk memasak.

How do you do you escape the high season bustle?

Set my gear up, turn my motor bike on and just ride anywhere that I want. Sometimes I go to the east part of Bali to see some unexplored places with my Instagram friends. But most of the time, the beach is my stress release. From sunrise to sunset, I spend my time with my friends, nature and cameras, just for fun., places like Sekumpul and Gitgit Waterfalls, Bukit Asah and Jemeluk Beach.

Mempersiapkan peralatan, nyalakan mtor dan hanya mengendarai sepeda motor saya kemanapun saya inginkan. Kerap kali saya bepergian ke Bali timur untuk melihat tempat yang belum dijamah dengan beberapa teman dari instagram. Tapi sering kali, pantai menjadi tempat pilihan untuk melepaskan stres saya. Sedari ,atahari terbit hinga terbenam, saya habiskan waktu saya dengan teman, alam dan kamera saya, hanya untuk bersenang- senang.

How did you first find out about UWRF?

It was Gustra (note: UWRF Program Coordinator) who told me about volunteering at the UWRF in 2009. Actually I didn’t know anything about the UWRF at that time but It was a great experience when I met new friends and linked with them until now. And then UWRF looking for a Production Officer on 2010, I was apply for that position and join the team since that time.

Gustra yang meneruskan info tentang menjadi sukarelawan di UWRF pada tahun 2009. Sebenarnya saya tidak tahu tentang UWRF pada saat itu tetapi menajadi pengalaman yang sangat menyenangkn ketika saya bertemu teman baru dan tetap berhubungan dengan mereka hingga saat ini. Dan ketika tahun 2010 UWRF mencari seorang Production Officer, saya mengajukan lamaran dan bergabung dengan team semenjak itu.

Screen Shot 2015-07-20 at 2.12.06 pm

What are your thoughts on how Ubud has changed over the years?

The wave of modernisation has impacted Ubud so much. The new ‘traditional’ art market is one of the changes that has happened in Ubud. As an old proverb says: There’s nothing immortal except the changes. People will change, a place will change but what will remain the same in Ubud is the tradition, the kindness of the people and its local wisdom. And, as Gandhi said; be the change that you wish to see in the world, let’s be part of any changes that happen in Ubud and be proud of it.

Arus moderinasi telah sangat banyak mempengaruhi Ubud. Pasar seni tradisional Ubud yang baru menjadi bukti perubahan yang terjadi di Ubud. Seperti sebuah ungkapan, tidak ada yang abadi selain perubahan. Masyarakat akan berubah, sebuah tempat akan berubah tetapi apa yang tidak akan berubah dari Ubud adalah tradisinya, keramahan dari masyarakatnya dan kearifan lokalnya. Seperti apa yang dikatakan Gandhi, jadi lah perubahan yang ingin anda lihat di dunia ini. Mari kita menjadi bagian dari perubahan yang terjadi di ubud, dan tentunya perubahan ke arah yang lebih baik kita akan bangga dengan hal litu.

Ubud Writers & Readers Festival will take place in October 28 – November 1, 2015. Stay tuned for more details via this website, and our FacebookTwitter and Instagram.

 

Comments are closed.