Film Program: NOKAS (2016)



 
25 Oct 2018 15:00 - 17:00
/ Free
Betelnut. Jl. Raya Ubud (Google Maps)

It’s not simple to marry in East Nusa Tenggara. Men must offer a large dowry to the bride’s family, often reducing the meaning of marriage to a business transaction. With its observational approach, Manuel Alberto Maia’s film follows Nokas’ struggle to obtain a dowry so he can marry the love of his life.

Supported by Balinale – Bali International Film Festival.

Tidak mudah menikah di Nusa Tenggara Timur. Laki-laki harus menawarkan mas kawin yang besar kepada keluarga mempelai perempuan, yang sering kali mereduksi makna pernikahan menjadi transaksi bisnis. Dengan pendekatan observasionalnya, film karya Manuel Alberto Maia menceritakan tentang perjuangan Nokas untuk memperoleh mas kawin agar ia dapat menikahi cinta dalam hidupnya.

Didukung oleh Balinale – Festival Film Internasional Bali.