Asitha is a British-Sri Lankan writer and filmmaker living in London. He was brainwashed by Greek myth at an early age and has attempted to tell stories ever since. Educated in Sri Lanka and London, he read Classics at Bristol University and received a master’s degree in Film & Theatre Directing from the California Institute of the Arts.
His films have been screened and won awards internationally, including a BAFTA in 2007 for ‘Do Not Erase’ and a 2009 European Film Award nomination for ‘14’. A collection of his short stories, Wedding Gifts and Other Presents, was published in 2008 in Sri Lanka and he is currently developing two feature film scripts and a novella.
————————————————————————————————–
Asitha adalah penulis dan pembuat film keturunan Inggris-Sri Langka di London. Dia dulu dijejali dengan mitos-mitos Yunani, dan sudah mulai mencoba mendongeng pada usia yang sangat dini. Dididik di Sri Langka dan London, dia menekuni bidang Sastra Klasik di Universitas Bristol, dan meneria gelar Master dari California Institute of Arts dalam Penyutradaraan Film dan Teater.
Film-filmnya telah ditayangkan, dan menerima penghargaan, di kancah Internasional, termasuk satu penghargaan BAFTA pada tahun 2007 untuk karyanya yang berjudul ‘Do Not Erase’, dan pada tahun 2009 masuk nominasi European Film Award untuk karyanya ‘14’. Koleksi cerpennya Wedding Gifts and Other Presents diterbitkan di Sri Lanka pada tahun 2008, dan saat ini dia tengah mengembangkan dua naskah film fitur dan novella.



{ 1 trackback }
{ 1 comment… read it below or add one }
Dear Asitha,
We met at the Galle literary Festival last January and chatted.
Looking forward to seeing you again in Ubud.
Best regards,
Mo Tejani.